Home » » Istanbul Dikalahkan Tokyo, Jerman Ikut Gigit Jari

Istanbul Dikalahkan Tokyo, Jerman Ikut Gigit Jari

Written By Unknown on Sunday, 8 September 2013 | 07:34

BERLIN, KOMPAS.com - Terpilihnya Tokyo sebagai tuan rumah 2020 mengalahkan Istanbul, Turki ternyata berimbas pada Jerman. Tiga kali juara Piala Eropa ini terpaksa mundur dari pengajuan proposal untuk menyelenggarakan laga final Piala Eropa 2020 menyusul terpilihnya Tokyo.

Jerman mengajukan stadion kandang Bayern Muenchen, Allianz Arena, untuk menjadi tempat pertandingan final. Namun, dalam pertemuan di Buenos Aires beberapa waktu lalu, Presiden DFB, Wolfgang Niersbach, menyatakan tak ingin bersaing dengan Turki sebagai penyelenggara final, seandainya Turki kalah dalam pemilihan tuan rumah Olimpiade.


"Kami sudah menjelaskan ke presiden UEFA (Michel Platini), kami tak ingin berhadapan langsung dengan Turki," jelas Niersbach.


Dengan terpilihnya Tokyo, praktis Jerman harus melupakan niat menyelenggarakan partai final Piala Eropa 2020. Sebagai gantinya, mereka akan mengajukan proposal untuk menyelenggarakan tiga pertandingan grup dan satu pertandingan perempat final.


Berbeda dari turnamen-turnamen sebelumnya, Piala Eropa 2020 tak akan diselenggarakan di satu atau dua negara yang menjadi tuan rumah. Sebaliknya, putaran final akan digelar di kota-kota besar Eropa. Ini untuk pertama kalinya UEFA menerapkan kebijakan tersebut. Sementara, Piala Eropa 2016 akan diadakan di Perancis.




Comments
0 Comments

0 comments:

Post a Comment

Follow Admin

Find on Facebook

Popular Posts