KOMPAS.com - Kapten Juventus, Gianluigi Buffon, mengakui bahwa Antonio Conte merupakan pelatih terbaik yang pernah bekerja sama dengannya. Pasalnya, mantan pemain Juventus ini mengembuskan "napas" baru ke dalam tim, sehingga mereka bisa merajai Italia dalam dua tahun terakhir.
Juventus baru saja meraih scudetto setelah menang 1-0 atas Palermo, Minggu (5/5/2013). Ini menjadi gelar kedua secara berturut-turut bagi Si Nyonya Tua.
Saya harus mengatakan bahwa Antonio Conte merupakan pelatih terbaik yang saya pernah bekerja sama. Dalam waktu yang singkat dia mampu memberikan napas hidup baru ke dalam tim.
-- Guanluigi Buffon
Buffon sangat puas dengan pencapaian rekan-rekannya. Menurut penjaga gawang timnas Italia ini, bermain bersama raksasa Turin memberikan banyak arti baginya, apalagi bekerja sama dengan Conte.
"Saya tak ingin merasa bosan tetapi saya pikir setiap pelatih memiliki pengaruh dalam perkembangan karierku," ujar Buffon kepada fifa.com, Senin (6/5/2013).
"Saya harus mengatakan bahwa Antonio Conte merupakan pelatih terbaik yang saya pernah bekerja sama. Dalam waktu yang singkat dia mampu memberikan napas hidup baru ke dalam tim, yang dalam dua musim bisa berbuat tidak lebih baik dari posisi ketujuh. Dan dia langsung menjadi seorang pemenang.
"(Juventus, bagiku) adalah kehidupan yang sukses, penuh perjuangan dan komitmen. Ini merupakan keluarga di mana saya bertumbuh dan membantu yang lainnya berkembang. Ini merupakan pilihan hidup, jalan hidup."
Buffon pun berbicara tentang tanggung jawabnya sebagai kapten. Menurutnya, seorang kapten tak hanya sekadar mengenakan ban kapten, tetapi bisa memainkan peranan penting di lapangan dan di ruang ganti.
"Saya tak pernah berpikir bahwa menjadi kapten hanya tentang memakai ban kapten di lengan. Kapten sebenarnya adalah orang yang memainkan peranan penting bagi tim di lapangan dan di ruang ganti, tanpa memperhatikan posisi mereka bermain.
"Ada lima (bek): Fabio Cannavaro, Lilian Thuram, Andrea Barzagli, Leonardo Bonucci dan Giorgio Chiellini."







