BERLIN, KOMPAS.com - Barcelona benar-benar dalam kondisi krisis pemain saat melawan Bayern Muenchen pada leg pertama semifinal Liga Champions di Allianz Arena, Selasa atau Rabu (24/4/2013) dini hari WIB. Selain kondisi Lionel Messi belum pasti, Barca kehilangan beberapa pemain penting lainnya.
Barca mengakui, keberadaan Messi sangat menentukan buat tim. Itu sudah ia buktikan di leg kedua babak perempat final melawan Paris Saint-Germain. Sempat tertinggal 0-1, Barca memaksakan Messi bermain meski masih dalam perawatan cedera. Hasilnya, Messi menjadi inspirasi gol penyama kedudukan yang akhirnya memastikan Blaugrana ke semifinal.
"Pada hari-hari terakhir, Messi merasa bagus. Tapi, saya tak bisa mengatakan dengan pasti bagaimana kondisinya pada pertandingan nanti," kata Asisten Pelatih Barcelona, Jordi Roura, kepada situs resmi UEFA (uefa.com).
"Kami akan mendengarkan keputusan dokter dan ahli fisioterapi dan segera membuat keputusan. Jika leo (Messi) bermain atau tak bisa bermain, jelas itu akan membuat perbedaan. Sebab, ia pemain spesial," terangnya.
Messi mengalami cedera ketika bermain di Paris untuk menghadapi PSG pada leg pertama babak perempat final.
Selain itu, Barca sudah pasti tak bisa memainkan Adriano yang sudah terkena akumulasi kartu. Sedangkan defender Carles Puyol dan Javier Mascherano harus absen karena cedera. Otomatis, Barca terpaksa melakukan perjudian dengan menurunkan bek muda, Marc Bartra.
"Jika Bartra bermain, maka sangat penting bagi pemain muda seperti dia untuk tetap tenang," ujarnya.
Sementara itu, Xavi Hernandez kemungkinan sudah dalam kondisi sehat. "Xavi peman sangat penting buat kami. Dia semakin menemukan bentuk permainan terbaiknya. Dia selalu menjadi pemain penting buat kami di sektor gelandang. Semoga dia dalam bentuk permainan terbaiknya (saat lawan Bayern)," harap Roura.







