JAKARTA, KOMPAS.com - Persatuan Sepak bola Seluruh Indonesia (PSSI) dan Badan Futsal Nasional (BFN) akan mempertimbangkan keikutsertaan Timnas futsal putri di ajang SEA Games 2013, Myanmar. Prestasi menjadi pertimbangan PSSI dan BFN untuk mengirim para atlet futsal putri nanti.
PSSI dan BFN tidak mau mengulang jebloknya prestasi timnas futsal putri di ajang yang sama dua tahun lalu. Pada SEA Games 2011 di Palembang-Jakarta, Timnas futsal putri yang ditargetkan meraih perunggu, gagal mewujudkannya. Bahkan, pasukan yang kala itu dilatih Ricardo Polnaya tak mampu lolos dari babak penyisihan grup.
Salah satu anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI yang membawahi bidang futsal, Toni Aprilani, mengatakan, akan mempertimbangkan keikutsertaan Timnas futsal putri setelah mereka berlaga di ajang Asian Indoor Games 2013 and Martial Arts Games 2013 di Incheon, Korea Selatan, yang akan digelar pada 29 Juni hingga 6 Juli mendatang.
Saat ini Timnas futsal putri sedang mengikuti pelatihan pembentukan karakter yang diadakan oleh Satlak Prima di Batujajar, Bandung.
"Kita akan tinjau prestasi Timnas futsal putri di Asian Indoor Games 2013 and Martial Arts Games 2013. Dari hasil tersebut kita akan mempertimbangkan keikutsertaan mereka di ajang SEA Games nanti. Kalau bagus, kita akan kirim mereka. Pada intinya, jangan mengulang kegagalan di SEA Games lalu," kata Toni saat dihubungi Minggu (28/4/2013).







